Kadishut : Jaga, Rawat & Lestarikan Hutan
Penulis : Sintia Tri Y KPH Tarakan | Editor : Dishut Prov. Kaltara
Ada yang berbeda di Tarakan pada Minggu pagi (19/2). Hampir sebagian warga Kota Tarakan “menyerbu” Kawasan Gunung Selatan. Ratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat seperti mahasiswa, tokoh adat, organisasi masyarakat, pimpinan instansi pemerintah dan swasta hingga TNI/POLRI hadir untuk berpartisipasi dalam aksi sosial lingkungan “Bersih-bersih Sampah dan Penanaman di Gunung Selatan”.
Kegiatan tersebut, sukses digelar oleh Equator TV bersama Barikade 98 dalam menyambut “Hari Peduli Sampah Nasional 2023”. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kadishut Pemprov Kaltara), Ir. Syarifuddin, MMA yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum.
Pada kesempatan tersebut, Syarifuddin mengingatkan warga Kota Tarakan khususnya dan Kaltara pada umumnya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta eksistensi hutan lindung yang ada.
“Kalau bisa dan harus bisa, ke depan tidak ada lagi upaya untuk mengotori hutan dengan sampah rumah tangga atau lainnya. Selain kotor, juga akan mempengaruhi siklus pertumbuhan tanaman hutan yang ada. Ayo kita jaga hutan kita, kalau bukan kita siapa lagi ?” ujar Kadishut Pemprov Kaltara Ir. Syarifuddin, MMA.
Melalui kegiatan ini, diharapkan institusi terkait baik yang memiliki wilayah kerja lingkup provinsi maupun kota untuk dapat memperteguh komitmennya dalam menjaga kebersihan kawasan lindung. “Kegiatan ini harus kita jadikan momentum untruk membantu Dinas Kehutanan melalui UPTD KPH Kota Tarakan dalam menjaga luasan kawasan lindung yang menjadi wilayah kerjanya,” lanjut Syariffudin.
Operasi pembersihan sampah yang dipimpin Syarifuddin, berlangsung di 2 (dua) titik poin penumpukan sampah yakni di Jalan Dua Jalur (Jurang) dan Pos Jaga UPTD KPH Kota Tarakan. Tidak hanya sampai di lokasi tersebut, operasi pembersihan sampah juga dilakukan dengan menyisir jalan sepanjang dua titik poin penumpukan sampah. Dari aksi bersih–bersih yang dilakukan warga Tarakan ini, puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan yang selanjutnya diangkut ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA).
Selain, aksi bersih sampah dilakukan juga aksi penanaman yang dilakukan di Hutan Lindung Kota Tarakan untuk meningkatkan kesadaran warga Tarakan untuk menjaga hutan. Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menunjukkan komitmennya melalui bantuan bibit sejumlah 300 batang. Terdiri dari Minyak Kayu Putih, Terap dan berbagai tanaman buah.


